5 Alternatif Tabungan yang Lebih Menguntungkan

Beranda / fintech
Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya. Pepatah lama tentang menabung ini mungkin ada benarnya dulu. Namun, di era teknologi modern ini saya kira strategi rajin dan hemat saja belum tentu cukup untuk menjadikan seseorang untuk menjadi kaya. 




Ya, walaupun saya sendiri juga masih jauh dari kondisi kaya raya - bak sultan, bolehlah kali ini berbagi tentang beberapa alternatif menabung yang lebih smart dan berpotensi lebih menguntungkan. Setidaknya lebih menguntungkan daripada tabungan konvensional bank atau bahkan celengan ayam jago.

Seperti yang sudah banyak orang bilang, cara lain agar lebih untung daripada menabung adalah investasi. Ah, Serem ah, investasi? Jangan-jangan bodong lagi. Tenang-tenang, investasi sebenarnya gak seserem itu kok. Banyak instrumen investasi yang menurut saya relatif aman, khususnya bagi para pemula.

Berikut ini adalah beberapa instrumen investasi yang bisa kamu pilih sebagai alternatif yang lebih menguntungkan daripada menabung:

Deposito


Mau yang pasti-pasti saja? Deposito pilihannya. Bunga deposito pada umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Jika pada tabungan biasa bunga per tahun hanya nol sekian persen yang mana buat nutupin biaya administrasi per bulan aja minus, bunga deposito bisa mencapai 4% hingga 6% per tahun.

Contohnya nih, bunga tabungan salah satu bank swasta di Indonesia (tahu sendiri kan pastinya bank apa) berkisar antara 0.00% hingga 0.65% per tahun tergantung dana yang ditabung. Sementara bunga depositonya berkisar di angka 4.25% per tahun.

Walaupun hasilnya bisa dibilang cukup pasti, deposito memiliki sejumlah kekurangan. Yang pertama yaitu dana yang sudah kamu simpan tidak bisa kamu ambil sebelum jatuh tempo. Jika kamu memaksa mengambil sebelum jatuh tempo, siap-siap saja kamu bakalan kena penalti. Selain itu, biasanya bank mensyaratkan dana minimal yang cukup besar ketika membuka deposito. 

Saham


Jika kamu suka sesuatu yang menantang, investasi saham mungkin adalah pilihan yang cocok untuk kamu. Surat berharga yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan ini berpotensi memberikan keuntungan yang tinggi namun memiliki resiko yang tinggi pula. 

Keuntungan investasi saham bisa berkali-kali lipat jika kamu benar-benar paham bagaimana kerjanya. Hal yang mempengaruhi keutungan investasi saham pada umumnya adalah kinerja dari perusahaan terkait dan juga kondisi ekonomi secara keseluruhan.



Misalnya nih, salah satu saham bank plat merah. Asumsikan saja kamu membeli 1000 lembar saham pada tahun 2016 di harga 3000an, berarti kamu mengeluarkan dana sebesar Rp3juta. Kemudian kamu menjualnya di harga nyaris 5000 saat puncak-puncaknya di tahun 2019. Maka harga saham yang kamu miliki menjadi Rp5juta. Wow, lumayan banget kan

Sayangnya, investasi saham ini agak rumit prosesnya. Selain itu minimal pembelian juga ada syaratnya yaitu 100 lembar saham per pembelian. 

Surat Berharga Negara


Nah, instrumen investasi yang ini, selain memberikan keuntungan yang lumayan dengan bunga 6-7% per tahunnya, kamu secara langsung juga bakalan ikut andil dalam pembangunan negara. Surat Berharga Negara (SBN) diterbitkan Kementerian Keuangan setiap tahunnya untuk membiayai pembangunan negara seperti jalan tol atau bendungan.

Untuk membelinya, kamu bisa melalui bank-bank yang telah ditunjuk pemerintah. Sama seperti deposito, SBN tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo. Walaupun demikian, beberapa SBN memungkinkan kamu menjualnya setelah jangka waktu tertentu.

Reksa Dana


Alternatif untuk kamu yang gak mau ribet dengan persyaratan saham, kamu bisa mencoba Reksadana. Investasi dalam Reksa Dana diatur oleh manajer investasi yang akan melakukan kurasi portofolio Reksa Dana. Jadi dalam sebuah Reksa Dana sebenarnya bisa berupa deposito, saham, surat berharga negara atau yang lainnya.



Maka dari itu, keuntungan yang bisa kamu dapatkan serta resiko yang ada juga bervariasi, tergantung dengan portofolio dari Reksadana tersebut. Sehingga, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui portofolio dan prospektus dari suatu Reksa Dana sebelum kamu membeli. 

Kelebihan Reksa Dana dibandingkan instrumen investasi lainnya yaitu kamu bisa mulai investasi dengan dana yang minimal. Bahkan dari Rp10.000 saja! Menarik bukan.

Emas Online


Investasi emas bisa jadi pilihan sebagai alternatif menabung di bank yang tak kalah menguntungkan. Sebagaimana semua orang tahu, jika kamu cek harga emas hari ini dibandingkan waktu-waktu sebelumnya, harga emas cenderung selalu naik.



Kalau dulu beli emas ribet harus ke toko emas dulu, sekarang kamu bisa beli emas online lho. Jadi, gak usah khawatir lagi emas kamu kemalingan atau dicuri tuyul, hahaha.

Bagaimana, sudah tahu kan sekarang banyak alternatif menabung yang lebih menguntungkan? Yup, rajin dan hemat, sekarang harus didukung dengan smart biar kamu mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal. Oke, semoga bermanfaat teman-teman.