Pengalaman Pesan Tiket Bus di Traveloka

Jika sebelum-sebelumnya saya mudik dari Surabaya, tahun ini adalah tahun di mana untuk pertama kalinya saya mudik dari Jakarta. Mudik dari Jakarta ini bisa dibilang adalah mudik yang sesungguhnya. Sesungguhnya dalam kata lain penuh perjuangan untuk mendapatkan tiketnya. Bagaimana tidak? Tiket pesawat dari Jakarta harganya sudah gila-gilaan, tiket kereta api pun gak kebagian karena ludes dalam sekian walaupun sudah dibarengi begadang semalaman. Dapat tiket kereta pun adanya harus transit di Bandung selama 5 jam.

Sebenarnya saya ingin mudik naik bus Harapan Jaya saja, namun celakanya saya telat melakukan pemesanan tiketnya. Sempat menelpon agen terdekat ternyata sudah ludes juga. Bingung mau pulang bagaimana lagi, cek aplikasi Traveloka ternyata ada fitur baru untuk pemesanan tiket bus. Dan masih ada bus untuk mudik yang tersedia. Diskonnya lumayan gede pula sampai 20%. Akhirnya saya tertarik mencoba pesan tiket bus  untuk mudik melalui Traveloka ini.


Pesan Tiket Bus Online di Traveloka

Cara Pesan Tiket Bus di Traveloka


Pesan tiket bus di Traveloka sebenarnya cukup mudah, hampir mirip lah dengan fitur pesan tiket pesawat atau tiket keretanya. Pilih menu Tiket Bus kemudian Tinggal masukkan kota asal dan kota tujuan. Jika memang rute busnya tersedia akan muncul nama PO Bus beserta harga tiketnya.

Salah satu hal yang cukup menarik dari pemesanan tiket bus di Traveloka ini ternyata kita juga bisa memilih tempat duduk loh seperti halnya pesan tiket kereta. Jika semua sudah oke tinggal  masukkan kode voucher dan melakukan pembayaran dengan berbagai metode pembayaran yang tersedia. E-tiket bus selanjutnya akan dikirimkan via email.

E-Ticket Bus Traveloka

Pengalaman Naik Bus dengan Tiket dari Traveloka


Sebenarnya saya cukup bingung bagaimana proses naik bus nya nanti setelah dikirimi e-Tiket. Jika kita naik Kereta atau naik Pesawat maka kode bookingnya tinggal di input aja ketika check in. Nah ini yang tiket bus gimana?

Alhasil pas hari H, saya mencoba datang agak awal dari jam keberangkatan. Berdasarkan di tiket yang dikirimkan Traveloka, bus saya berangkat Pukul 13.00 dari Terminal Terpadu Pulo Gebang. Pukul 10.30 saya sudah sampai di terminal bus terbesar dan terbaru di Jakarta tersebut. FYI, lokasi terminal Pulo Gebang ini cukup pelosok dan butuh perjuangan untuk kesana. Saya sendiri perlu 3 kali transit naik busway untuk mencapainya.

Sampai di Terminal, saya langsung menuju tempat keberangkatan, namun sebelumnya saya berusaha untuk melakukan konfirmasi dan tanya-tanya dulu ke agen bus yang saya naiki di Terminal ini. Setelah muter-muter gak karuan menghindari berbagai tawaran dan calo tiket yang tidak henti-hentinya menawari tiket bus lainnya - padahal saya gak butuh :( , akhirnya saya menemukan agen bus saya.

Di agen tersebut saya bilang pesan dari Traveloka dan ternyata selain saya sudah ada beberapa orang sebelumnya yang juga pesan tiket bus dari Traveloka. Petugas agennya mencatat kode booking saya beserta nomer tempat duduk kemudian saya diminta untuk menunggu saja di ruang tunggu Pintu 5 tanpa diberikan tiket fisik lagi.

Pukul 12.50 di ruang tunggu Terminal Pulo Gebang yang luas, saya mulai panik karena Bus yang saya pesan sama sekali belum terlihat di Pintu Keberangkatan. Saya pun mengambil inisiatif untuk berkeliling melihat pintu keberangkatan lainnya. Dan benar saja, itu Bus ternyata sudah siap di Pintu Keberangkatan lain. Entah saya yang salah mendengar petunjuk agen atau bagaimana, gawat saja kalau penumpang tidak berinisiatif, bisa-bisa ketinggalan bus deh. (Tapi biasanya kalau naik bus kalau penumpang tidak muncul bakal dicariin sih).

Saya pun langsung menuju tempat duduk saya, dan ternyata penumpang di sebelah saya ternyata juga memesan tiket bus dari Traveloka sehingga bisa dibilang kita senasib. Hehehe. Ada insiden sedikit sebenarnya, bukan saya sih, di mana ada dua tiket dengan nomor kursi yang sama padahal sama-sama pesan dari Traveloka. Tapi untunglah di bus masih ada kursi pengganti.


Dapat snack juga ternyata dari PO Gunung Harta walaupun pesan tiketnya di Traveloka

Salah satu hal yang cukup awkward adalah ketika Bus berhenti di Rumah Makan, biasanya penumpang bus diharuskan menujukkan kupon makanan kita ke pihak rumah makan. Nah loh, yang pesan dari Traveloka kan gak dapat tiket fisik? Bagaimana dong? Akhirnya saya dan teman samping saya menanyakan ke kondektur dan untungnya kondekturnya mau menemani kami untuk menjelaskan ke petugas rumah makan kalau kita pesan dari Traveloka dan tetap bisa mendapatkan makan siang (dibungkus sih karena waktu itu puasa) tanpa perlu menukarkan kupon.

Sisa perjalanan berlangsung seperti biasanya ketika saya naik bus sebelum-sebelumnya. Memang sih lalu lintas ada sedikit macet di beberapa titik, tapi maklum lah karena memang musim mudik. 

Tanpa tiket fisik akhirnya saya bisa mudik sampai kampung tercinta dengan selamat dan sangat hemat :).  Hemat karena dari hasil bisik-bisik dengan ibu-ibu yang beli tiket di agen ternyata selisih harga tiketnya cukup jauh juga. Apalagi di Traveloka dapat diskon promo juga.




Overall, pengalaman beli tiket bus di Traveloka menurut saya cukup memuaskan. Namun memang perlu sekali diberikan edukasi bagaimana proses boarding penumpang di terminal ke bus-nya serta bagaimana mendapatkan fasilitas seperti makan di rumah makan tanpa adanya kupon makan fisik.